Beranda FYI Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org (Self Hosted)

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org (Self Hosted)

1
Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org (Self Hosted)

Jadi untuk temen-temen yang masih awam, sebenarnya WordPress ini ada dua macam. Yang pertama yaitu milik WordPress.com dan yang satunya lagi dari WordPress.org. Nah wordpress.org inilah yang biasa disebut sebagai wordpress self hosted. Alasannya karena harus menggunakan hosting sendiri agar wordpress tersebut dapat muncul di internet. Berbeda dengan wordpress.com, kamu hanya perlu mendaftar dan blogmu secara otomatis akan muncul di internet. Gampang banget kan yaa. Memang dari segi simple, masih dipegang oleh wordpress.com. Namun bukan berarti wordpress.com menang segala-galanya dari wordpress.org loh yaa. Dengan membaca artikel dibawah ini kamu akan mengerti kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis wordpress.

Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing WordPress

Keuntungan Menggunakan WordPress.com

Tentunya gratis dan simple (tidak perlu setting ini dan itu). Tinggal daftar, jadi deh. Namun gratis disini ada batasannya lho, yaitu hanya untuk 3GB ruang penyimpanan. Selebihnya kamu diharuskan untuk membayar sebesar $19.95 pertahun untuk penyimpanan sebesar 5GB atau $89,97 pertahun untuk untuk ruang penyimpanan sebesar 100GB. Wih mahal juga yaa.

Selain itu kamu tidak perlu melakukan backup rutin terhadap wordpressmu. Karena semua itu sudah otomatis berjalan. Jadi tinggal duduk manis ngepost-ngepost artikel saja. Semua sudah diatur oleh wordpress.com. Kamu juga akan terhindar dari error-error yang biasa terjadi pada WordPress self host. Katakanlah seperti error database connection, server error, dan lain sebagainya.

Kekurangan WordPress.com

Dibalik harganya yang gratis serta berbagai kemudahan yang ditawarkan, wordpress.com ini memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • WordPress.com menempatkan iklan di semua situs yang menggunakan layanannya. Jadi semua blog yang menggunakan namablog.wordpress.com sudah dipastikan terpasang iklan dari wordpress.com. Sungguh disayangkan bukan. Pengguna diharuskan untuk membayar sebesar $29.97 pertahun jika ingin menghilangkan iklan tersebut. Wahh duit lagi duit lagi.
  • Kamu tidak diperbolehkan menempatkan iklan pada situsmu (misal: Google Adsense) kecuali sudah mencapai 25.000 pageviews dalam sebulan. Jika demikian, kamu diharuskan untuk menggunakan fitur kontrol Ad dengan persetujuan yaitu harus membagi pendapatan sebesar 50:50 kepada wordpress.com. Wih parah banget.
  • Dalam free plan, kamu tidak bisa mengkostumisasi blogmu dengan menggunakan plugin dan theme premium. Jika masih ngeyel menggunakan plugin, maka kamu diharuskan untuk berpindah ke VIP plan yang diharuskan membayar sebesar $3.75 setiap bulannya. Hmmm padahal plugin dan theme merupakan salah satu unsur yang paling menarik dari WordPress ini.
  • Dalam mode free plan, kamu hanya bisa menggunakan subdomain wordpress.com (namablog.wordpress.com). Jadi tidak bisa menggunakan custom domain (domain.com). Banyak juga ya minusnya.

Nah, sekarang kita beralih membahas wordpress yang satunya, WordPress self hosted. Sama saja dengan wordpress.com, wordpress self hosted juga memiliki keunggulan serta kekurangan. Apa saja keunggulan serta kekurangannya? Simak informasi berikut

Keunggulan WordPress Self Hosted

  • Kamu bisa menginstall WordPress secara gratis dengan sangat-sangat mudah. Tutorialnya ada disini. Kamu memiliki fungsi sebagai admin yang berwenang dalam mengatur seluruh isi blog. Selain itu seluruh data website seperti database, gambar, user, password dan lain sebagainya hanya kamu seorang yang mengetahuinya (kecuali kalau di hack).
  • Kamu bisa mengkostumisasi blogmu secara penuh dengan menggunakan plugin dan themes premium bebas tanpa harus membayar ini dan itu setiap bulannya. Bahkan kamu juga bisa melakukan edit isi file theme, mengubah warna, dan sebagainya jika diperlukan.
  • Kamu dapat memasang iklan seperti Google Adsense tanpa khawatir harus berbagi hasil dengan yang lain (kecuali kalau ikut JV Adsense, btw kalau mau JV sama saya kontak saya disini yaa)

Kekurangan WordPress Self Hosted

Meskipun sepertinya WordPress self hosted ini lebih sempurna jika dibanding WordPress.com namun jangan salah, WordPress self hosted juga memiliki kekurangan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Perlu yang namanya hosting. Yap, hosting ini dibutuhkan agar wordpress dapat muncul di internet. Tidak hanya itu, hosting ini berbayar perbulannya (ada juga sih yang gratis). Harganya pun bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Tergantung spesifikasinya yaa. Semakin tinggi dan gahar spek hostingnya, maka semakin mahal pula yang harus dibayarkan perbulannya.
  • Semuanya serba manual, mulai dari install, update, backup dan lain sebagainya. Meskipun dengan menggunakan plugin semua jadi lebih mudah namun paling tidak kamu harus mengerti basic dari hosting agar dapat menjalankan wordpress self hosted ini secara lancar.

Kesimpulan

Sebenarnya jika disuruh memilih antara kedua WordPress ini saya lebih prefer ke WordPress self hosted. Yaa meskipun kita harus memiliki sedikitnya modal untuk menyewa hosting ditambah pengetahuan basic di bidang hosting, namun hasilnya akan sepadan. Kita memiliki kontrol penuh terhadap website tersebut. Dilihat dari kenyataan diatas justru wordpress.com menyembunyikan biaya yang lebih besar. Upgrade dikit duit, pindah dikit duit. Paham bukan? 😀

Namun semua kembali kepada kamu sendiri. Mau memilih wordpress.com yang gratis monggo, mau menggunakan self hosted pun silahkan. 😀

Demikian penjelasan singkat terkait perbedaan WordPress Self Hosted dan Free WordPress.com. Semoga dengan membaca artikel diatas kamu dapat mengetahui baik kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis WordPress. Sekian dari saya semoga bermanfaat.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here