Beranda FYI Perbandingan Antara Yoast SEO dan All in One SEO, Bagus Mana?

Perbandingan Antara Yoast SEO dan All in One SEO, Bagus Mana?

3
Perbandingan Antara Yoast SEO dan All in One SEO, Bagus Mana

Nah, bagi kamu yang saat ini belum paham betul mengenai teknik SEO, tentu membutuhkan yang namanya alat bantu. Alat bantu disini bisa berupa tools maupun plugin. Jika kamu pengguna WordPress, beruntung sekali untuk saat ini sudah banyak bertebaran plugin-plugin SEO di internet. Mulai dari yang gratis hingga berbayar, semuanya ada. Namun dari sekian banyak plugin tersebut hanya ada 2 yang merajai. Yoast SEO dan All in One SEO pack. Keduanya memiliki pengguna aktif yang cukup banyak untuk saat ini. Begitupun dengan review yang diberikan, rata-rata mendapatkan skor yang cukup baik.

Beberapa blogger mengatakan Yoast memiliki segalanya, dan yang lainnya berkata All in One SEO terbaik. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, jadi jika kamu seorang yang baru terjun di dunia WordPress, pasti kebingungan untuk menentukan dari kedua plugin tersebut plugin SEO mana sih yang terbaik.

Sejarah Kedua Plugin

Plugin Yoast SEO dipublikasikan pada tahun 2010 oleh developernya bernama Joost de Valk. Ketelatenannya dalam membawakan fitur-fitur teranyar kedalam plugin Yoast serta juga menyediakan versi gratis menjadikan plugin ini banyak digandrungi oleh blogger-blogger pemula.

Sementara itu rivalnya, All in One SEO diplublikasikan lebih dahulu pada tahun 2007 oleh developernya yaitu Michael Torbert dan Steve Mortiboy. Sejak saat itu All in One SEO mendapatkan sambutan hangat dan menjadikan plugin ini sebagai plugin SEO yang paling banyak diunduh dan memiliki pengguna aktif terbanyak untuk saat ini.

User Interface

1. Yoast SEO

Setelah kamu menginstall dan mengaktifkan Yoast, maka plugin ini akan memberikan Tour. Pada tour ini akan diperkenalkan beberapa fitur dan menu yang ada pada plugin Yoast. Kamu bisa mengikuti tour ini dan jika tidak cukup klik tombol close.

Langkah pertama tentu harus instal dan mengaktifkan plugin Yoast SEO. Setelah diaktifkan, Yoast SEO akan menanyakan apakah mau mengikuti tur untuk memperkenalkan menu  di plugin ini. Anda boleh mengikuti tour ini atau tidak. Jika tidak cukup klik close.

Seluruh menu tampilan tersusun rapi dan dibagi dalam beberapa bagian submenu. Menurut saya tampilan Yoast ini cukup user friendly. Ada juga fitur Configuration Wizard. Fitur ini dapat menjadi poin plus bagi para pemula agar lebih mudah melakukan konfigurasi pada panel pengaturan Yoast.

2. All In One SEO Pack

Berbeda dengan Yoast, seluruh konfigurasi yang ada pada All In One SEO Pack ditampilkan pada satu halaman tunggal. Bagi sebagian pengguna tampilan seperti ini akan terkesan simple dan mempermudah dalam proses setting. Secara keseluruhan menu atau fitur yang diberikan juga tak kalah dengan Yoast seperti contohnya settingan khusus untuk homepage, title, display, dan sebagainya. Jadi jangan salah, meskipun All ini One SEO ini simple, namun juga powerful dalam boost SEO.

Konfigurasi SEO per Konten

Dengan menggunakan plugin SEO bukan berarti menjadikan blogmu akan langsung masuk page one. Tidak seperti itu cara kerjanya 😀 Kamu perlu yang namanya optimasi konten/artikel karena setiap artikel yang kamu publish memiliki nilai SEO tersendiri. Nah untuk mempermudah optimasi tiap konten kedua plugin ini memiliki fitur andalannya masing-masing. Berikut perbandingannya.

1. Yoast SEO

Pada plugin Yoast terdapat fitur analisa konten yang terletak dibawah editor postingan. Jadi ada 2 yang dianalisa, yaitu nilai SEO dan readibility. Jika konten yang disajikan memenuhi kriteria yang telah disediakan oleh Yoast, maka Yoast akan memberikan score good. Yoast juga akan memberikan saran untuk meningkatkan nilai SEO artikel yang kamu buat. Jadi secara tidak langsung fitur ini akan membantu kamu untuk membuat konten yang SEO. Jika dimanfaatkan secara maksimal, bukan tidak mungkin artikel tersebut menduduki page one.

2. All In One SEO Pack

Sama seperti Yoast, plugin All in One SEO juga memiliki fitur untuk mengkonfigurasi nilai SEO pada tiap konten. Jadi dibawah editor postingan akan terdapat metabox dari plugin ini. Tetap membawa desain sederhana, kamu bisa mengedit judul dan deskripsi pada tiap artikel. Tidak hanya itu, plugin ini juga menawarkan tools lanjutan dimana kamu bisa mengatur bagaimana search engine mengindeks artikel tersebut. Namun pada All in One SEO tidak terdapat analisa konten dan skor SEOnya.

Fitur-fitur Tambahan

SEO tidak hanya ada tiap konten, struktur blog juga akan mempengaruhi. Itulah sebabnya kedua plugin ini menambahkan beberapa fitur tambahan selain meta tag. Apa saja fitur-fitur tambahan dari masing-masing plugin ini? Simak perbandingannya berikut.

1. Yoast SEO

Untuk Yoast sendiri sudah dilengkapi dengan satu paket fitur SEO. Fitur-fitur ini saya rasa cukup lengkap untuk mengoptimasi struktur sebuah website. Beberapa fitur tersebut adalah

  • XML Sitemaps
  • Bradcrumb Navigation
  • Open Graph Meta Tags
  • Impor Data dari Google Webmaster Tools
  • Editor untuk robots.txt dan .htaccess
  • Impor/Export SEO data

2. All In One SEO

Hampir sama dengan Yoast, plugin All in One juga dilengkapi dengan bermacam macam fitur tambahan. Diantaranya adalah sebagai berikut.

  • XML Sitemap.txt
  • File Editor
  • Bad Bot Blocker
  • Open Graph Meta Tags
  • Import and Export SEO Data
  • Performance Manager.

Dilihat dari fitur yang diberikan, All in One SEO tidak menyediakan fitur breadcrumb navigation yang menurut saya sangat penting. Namun saya kira theme-theme jaman now sudah menyediakan fitur breadcrumbs. Jadi tidak begitu bermasalah.

Kesimpulan

Jadi dari pertimbangan-pertimbangan yang saya sebutkan diatas dapat kita tarik kesimpulan bahwa kedua plugin ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi memang sangat sulit untuk menentukan mana yang terbaik. Jika kamu lebih menyukai tampilan yang sederhana, tidak ribet, dan simple namun powerful maka menggunakan All in One SEO adalah pilihan yang tepat. Namun jika disuruh memilih, saya lebih prefer kepada plugin Yoast SEO. Fitur analisa konten akan sangat membantu dalam membuat konten yang kaya nilai SEO. Selain itu Yoast SEO memiliki lebih banyak fitur yang ditawarkan seperti mengimpor data dari webmaster tools, navigasi breadcrumb, bagian Info, fitur sosial, dll. Saya sendiri pemula dalam SEO dan pengalaman saya dalam mencoba kedua plugin ini, Yoast SEO lebih nyaman digunakan. Beberapa artikel saya juga sempat menduduki page one.

Demikian beberapa perbandingan fitur antara Yoast SEO dan All in One SEO. Semoga dengan adanya artikel ini kamu dapat dengan mudah menentukan plugin SEO mana yang terbaik. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

3 KOMENTAR

  1. Saya juga pakai Yoast SEO, mas. Berhubung situs saya dwibahasa, readibility nya sangat membantu untuk situs bahasa inggris saya. Seperti mengurangi kalimat pasif, panjang kalimat, dsb. Yang untuk situs indo SEO nya OK, tapi readibilitynya kurang bisa diaplikasikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here