Beranda Domain Panduan: Memilih Nama Domain yang Tepat

Panduan: Memilih Nama Domain yang Tepat

2
Bagaimana Memilih Nama Domain yang Tepat

Sebelum membangun sebuah website/bisnis online, kita memerlukan yang namanya domain. Buat yang belum tau, nama domain itu seperti muhammadroyyan.com, google.com, bing.com, alexa.com, dll. Nah masalahnya disini adalah semakin lama jumlah nama domain yang tersedia itu kian berkurang. Sehingga dalam memilih nama domain akan sangat menyulitkan, apalagi untuk seseorang yang baru pertama kali mengenal domain.

Oleh karena itu disini saya akan berbagi tips buat temen-temen dalam memilih nama domain. Karena pada dasarnya pemilihan nama domain yang tepat dan menarik akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap kelangsungan website/bisnis onlinemu kedepannya. Jadi jangan sampai asal-asalan dalam memilih domain. (Yaaa, meskipun domain saya ini juga asal-asalan sih 😀 )

Lalu, hal-hal apa saja yang perlu kita perhatikan dalam memilih nama untuk domain?

Berikut saya rangkum panduan memilih nama domain yang “bisa dibilang” saya kumpulkan dari berbagai sumber di internet, ditambah dengan pengalaman pribadi tentunya. Cekidot.

Tips Memilih Nama Domain

1. Singkat

Dalam memilih nama domain kita dibatasi untuk menggunakan 20 karakter saja. Jadi usahakan bikin yang singkat-singkat saja. Paling tidak hanya gunakan nama domain dibawah 10 karakter. Tambah bagus jika dapat 5 karakter atau kurang. Semakin pendek sebuah nama domain, maka semakin mudah juga untuk diingat. Contoh domain singkat adalah bit.ly, get.tech, vultr.com

2. Mudah Dieja

Pastikan dalam memilih domain untuk menggunakan nama yang mudah dieja. Nama domain yang susah dieja tentu akan menyulitkanmu dan juga para visitormu. Kebayang kan bagaimana susahnya pengunjung jika harus mengingat nama domain seperti rtkxjqing.com ? 😀 Solusinya yaitu kamu bisa menggunakan gabungan kata-kata umum yang sudah ada. Contohnya seperti facebook.com, youtube.com, namecheap.com.

3. Hindari Menggunakan Simbol dan Angka

Dalam memilih nama domain juga perlu menghindari nama yang mengandung angka atau simbol seperti tanda hubung. Hal ini karena kecenderungan seseorang dalam mengetik alfabet tanpa menyentuh bagian simbol dan angka. Jika memang terpaksa, sebaiknya gunakan nama domain yang tidak terlalu panjang. Contoh domain yang menggunakan angka namun singkat seperti 1and1.com

4. Gunakan Nama Pribadi

Ini adalah metode untuk orang-orang yang tidak ingin ambil pusing, seperti saya. Ada baiknya jika kamu ingin membuat blog / website pribadi maka gunakanlah nama pribadi atau nama panggilan yang lebih singkat. Hal ini juga bisa kamu jadikan sebagai personal branding lho. Contohnya seperti sugeng.id

5. Usahakan Pilih Ekstensi Domain .COM

Meskipun saat ini ada banyak sekali ekstensi domain, namun ekstensi domain .COM masih dipercaya sebagai ekstensi paling mudah diingat dan tentu saja ekstensi ini paling banyak digunakan. Sebisa mungkin gunakanlah ekstensi .COM, karena semua orang awam sering mengasumsikan setiap brand dengan domain .com di intenet.

Baca juga: Arti Dari Setiap Nama Domain

Bonus: Memilih Domain Tidak Harus Nyambung Sama Produkmu

Dalam memilih domain sebenarnya tidak melulu soal keyword dan tidak perlu nyambung dengan isi konten/produkmu. Kebanyakan orang seperti memaksakan salah satu keyword kedalam domain. Seperti contohnya website forum antara kampret versus cebong dengan nama domain: kampretcebong.com (ini misal, jangan ketawa).

Memang bagus sih jadinya deskriptif, cuma yang ingin saya sampaikan disini adalah jangan sampai nantinya kreatifitasmu dalam memilih domain terhalang oleh kata “Ah, kalau pake domain ini nanti keywordnya ga masuk, ntar ga SEO”. Yakali domain pengaruh ke SERP. Cobalah untuk mengeksplore nama-nama domain yang unik. Bebas, gaperlu mikir SEO, yang ketika diucapkan akan menimbulkan kesan dan ketegasan terhadap konten/produkmu sendiri. Seperti contohnya yang semula kampretcebong.com menjadi kamceb.com. Lebih singkat, mudah diingat dan brandable bukan?

Demikian beberapa tips dalam memilih nama domain yang tepat. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya:

2 KOMENTAR

    • KOD (keyword on domain) biasanya dipake oleh praktisi SEO, biar pas sama target keywordnya. Dipercaya bisa mendongkrak ranking di pencarian.

      Entah hingga skrg masih work atau tidak, tp kalo menurut saya KOD gaada bedanya sama domain” pada umumnya. Kalo nyari SEO Yg terpenting kontennya sih. Bukan domainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here