Beranda Tutorial Pengalaman: Migrasi dari Shared Hosting ke VPS dengan Metode Semi Manual

Pengalaman: Migrasi dari Shared Hosting ke VPS dengan Metode Semi Manual

4
vps terbaik

Jadi beberapa hari yang lalu saya sempet dimintain tolong oleh salah satu klien, yaitu migrasi website dari shared hosting ke VPS. Awalnya saya kira mudah karena migrasi seperti ini bisa menggunakan metode backup-restore via plugin Updraftplus. Jadi cukup backup website yang ada di shared hosting, lalu direstore ke instalasi website baru yang ada di VPS. Selesai. Pengalaman saya waktu migrasi ke VPS dulu seperti itu.

Namun semua itu ga berlaku jika file backupnya ber GB-GB. FYI aja nih temen-temen, website klien saya ini adalah salah satu portal berita daerah. Artikelnya pun sudah ribuan. Jadi ga heran jika folder uploads nya membengkak.

Jadi ketika saya backup keseluruhan (database, theme, plugin dan uploads), hasilnya selalu gagal. Namun ketika saya backup sebagaian (database, theme, plugin) tanpa uploads ya, hasilnya sukses. Dugaan saya, Updraftplus/shared hostingnya ga mampu menghandle uploads yang sizenya udah membengkak.

Berhubung updraftplus gabisa diandalkan, akhirnya saya coba metode mix/gabungan. Migrasi kali ini automatis (untuk database, theme, dan plugin) dengan sedikit sentuhan manual (untuk uploads). Saya beri nama metode migrasi semi manual wakakaa. Untuk yang penasaran, silahkan simak caranya berikut.

Migrasi ke VPS Metode Semi Manual

Sebelumnya pastikan kamu memiliki pengetahuan dasar mengenai cara menggunakan plugin Updraftplus. Untuk yang belum paham, silahkan baca-baca dulu artikel saya berikut. Pastikan juga kamu sudah menginstall WordPress di VPS. Karena di artikel ini saya tidak akan membahasnya.

Baca juga: Install WordPress di Nginx (LEMP)

Oke lanjut, jadi disini saya menggunakan updraftplus hanya untuk membackup plugin, theme dan database. Caranya seperti biasa, klik backup lalu hilangkan centang pada uploads.

migrasi shared hosting ke vps

Hasil dari backup tersebut langsung restore saja ke instalasi wordpress baru yang ada di VPS.

Jika sudah beres sekarang tinggal kita backup folder uploadsnya. Caranya begini. Buka cpanel, lalu arahkan ke public-html/wp-content/. Jika sudah, klik kanan pada folder uploads » Compress » Pilih Zip. Sehingga nanti akan muncul file baru dengan nama uploads.zip. Jika tidak ada, ulangi lagi dan pastikan proses compress berhasil.

migrasi shared hosting ke vps

File tersebut nantinya akan kita download ke dalam instalasi wordpress yang baru. Caranya seperti berikut.

Pertama buka terminal VPS lalu arahkan ke direktori wp-content instalasi WordPress yang baru. Berhubung saya manage VPS menggunakan serverpilot jadi path nya kurang lebih seperti ini /srv/users/username/apps/appname/public/wp-content/ . Tinggal disesuaikan saja.

cd /srv/users/username/apps/appname/public/wp-content/

Lalu download file uploads.zip hasil dari compress manual tadi dengan menggunakan perintah wget.

wget https://namadomain.com/wp-content/uploads.zip

Jika sudah beres tinggal di unzip deh

unzip uploads.zip

Selesai. Langkah terakhir yaitu mengarahkan domainmu ke IP address VPS. Dengan begini proses migrasi tidak akan memakan banyak waktu dan tentunya no downtime. Sedikit ribet sih bagi orang awam, tapi lumayan mudah bagi orang yang sudah paham cara kerja VPS dan plugin Updraftplus.

Demikian cara migrasi shared hosting ke VPS dengan metode semi manual. Jika mengalami kesulitan langsung saja tulis di kolom komentar. Atau jika temen-temen membutuhkan jasa migrasi langsung saja hubungi saya di tautan berikut. Semoga bermanfaat.

4 KOMENTAR

    • Hal yang harus dilakukan, yang pertama export semua data blognya, lalu diimport ke wordpress. Setelah itu tinggal diatur permalinknya agar tidak dialihkan ke halaman 404 not found. Soalnya permalink antara blogspot dengan wordpress ini defaultnya berbeda. Kasarnya seperti itu.

      Oiya, btw manage vps itu ribet mas, mending coba dulu shared hosting. Nanti kalo udah jalan setahun baru deh migrasi ke vps. Tapi kalo tetep ngeyel, bisa pake servercheap*net, sejauh yang saya tau ini yang paling murah.

  1. Halo bang royan, saya ini mau nanya kalau saya sebelumnya pakai blogger lalu mau pindah ke wordpress menggunakan vps, apa saja yg harus saya lakukan ? Rekomended vps apa yg cocok untuk penghasilannya masih sedikit ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here